Selasa, 11 Februari 2014

Catatan Lepas #1 : Arti Lolos Tes CPNS Bagi tenaga Honorer (Kategori 2 /K-2)


Hari ini, Senin 10 Februari 2014 merupakan hari yang sangat mendebarkan bagi sekitar 1,2 Juta tenaga honorer Kategori 2 (K-2) yang telah mengikuti tes kompetensi dasar (TKD) calon pegawai negeri sipil tanggal 3 November 2013 yang lalu. Pasalnya, setelah di tunda beberapa kali, pengumuman tentang hasil tes CPNS tersebut diumumkan serentak di seluruh indonesia pada hari ini melalui website resmi Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara.
Hasil tes yang diumumkan hari ini menentukan nasib para pelamar K-2 tersebut, berbondong-bondong para pelamar K-2 tersebut mengunjungi website resmi Kemenpan maupun website yang juga memposting hasil tes CPNS tersebut, harap-harap cemas dalam membuka hasil tes  -yang juga di posting langsung oleh website alternatif seperti liputan 6.com, BKN, dan JPNN-  terbayang di wajah para honorer K-2. Saya dapat menebak apa yang dipikirkan mereka saat membuka hasil tersebut, pertanyaan yang sederhana dan hampir mirip yang muncul di benak mereka hari ini "Apa saya lolos tes?" atau "Apa saya gagal??" dan "Apa nama saya tercantum dalam hasil tes tersebut?" serta harapan dan doa yang terucap dari bibir dan hati mereka "Semoga saya lulus tes" dan "Semoga nama saya juga termasuk dalam deretan nama yang lolos tes CPNS K-2 tahun ini"

Yah hal ini merupakan hal yang lumrah, dimana sudah menjadi rahasia umum bahwa kesejahteraan seorang Pegawai Negeri Sipil "dijamin" oleh Negara. sehingga banyak yang berlomba-lomba untuk menjadi PNS, harapan akan jaminan hidup sebagai PNS inilah yang membuat para honorer K-2 ini rela menghabiskan waktu untuk mengakses internet selama berjam-jam, membuka website yang memposting berita kelulusan tes CPNS K-2.          -Think about It-

Para Honorer K-2 ini, kebanyakan telah mengabdikan diri pada instansi mereka-masing masing lebih dari 10 Tahun! waktu yang sangat lama menunggu pengangkatan. Gaji dan tunjangan yang mereka terima tidak sepadan dengan beban, tuntutan dan waktu kerja mereka yang lebih banyak jika di bandingkan dengan Pegawai yang berstatus PNS yang bekerja dengan instansi yang sama, Mereka ingin protes, tapi dibatasi dengan kondisi dan status sebagai pegawai honorer yang memungkinkan mereka di berhentikan sewaktu-waktu oleh instansi yang mempekerjakan mereka. *Gigit Jari* 

BKN mengumumkan hanya 128.000 K-2 yang diangkat dan lolos untuk menjadi PNS, sedangkan sisanya sebanyak  1,09 juta honorer akan tetap menjadi honorer sambil menanti tes CPNS K-2 di periode selanjutnya untuk bisa menjadi PNS, Namun hal ini tidak memudarkan harapan dan semangat para pegawai honorer K-2, malah mereka semakin penasaran untuk mengecek apakah nama mereka termasuk dalam salah satu dari ke 128.000 honorer K-2 yang berhasil pada Tes CPNS yang telah mereka tempuh pada tanggal 3 November 2013 yang lalu. terbukti hingga tulisan ini saya posting (Selasa, 11 Februari 2014) kakak-kakak honorer K-2 masih mencoba mengakses website resmi Kemenpan, serta website alternatif  liputan 6.com, BKN, dan JPNN untuk melihat hasil tes tersebut, walaupun website-website tersebut sempat beberapa kali down, gagal akses, 503 service unavaiable, dan blank namun mereka tetap dengan sabar mengecek pengumuman hasil tes dengan wajah penuh harapan (walaupun pengumuman hasil tes untuk tingkat Kabupaten di luar pulau Jawa, Sumatera dan Bali   seperti Ende belum juga di posting di website tersebut).

*Demi memperbaiki nasib kearah yang lebih baik*





@Pengadilan Negeri Ende

*Ryuu


0 komentar:

Posting Komentar

 
;